Banjir oh Banjir

                Banjir,sebuah kata yang terdengar menakutkan bagi banyak orang namun terdengar biasa saja bagi orang yang belum pernah mengalami musibah banjir,permasalahan banjir tidak hanya dialami oleh Negara kita saja, namun diluar negeri bahkan Negara maju di eropa pun tidak terhindar dari bencana yang satu  ini,namun pada artikel ini saya tekankan pembahasan masalah banjir ini di lingkungan Negara kita saja.

                Sebenarnya masalah banjir di Indonesia sudah menjadi masalah atau bencana klasik yang biasa terjadi,bahkan tiap tahun selalu rutin terjadi “Saya dan warga sini sudah terbiasa dengan banjir. Karena, hampir setiap tahun rumah warga sini terendam air. Air mulai membanjiri rumah warga, pada Kamis malam dan baru surut sekitar jam 09.00 pagi,” ujar Lisa, warga RT 016 RW 03, Kampung Pulo Jakarta Timur,( http://metro.sindonews.com/read/2012/11/26/31/691731/kebanjiran-warga-kampung-pulo-sudah-terbiasa) .Dari kutipan berita diatas dapat kita simpulkan bahwa banjir sudah terjadi terus menerus sehingga warga pun sudah tidak merasa aneh lagi,namun sampai kapan kah kebiasaan akan banjir ini terus berlangsung?apakah tidak ada keinginan untuk lepas dai belenggu bencana ini?.

                  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku terkejut saat melihat kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Saat ditanya hasil peninjauan sementara menyusuri Kampung Pulo, Jokowi menghela napas panjangnya.”Jakarta ini belum hujan saja sudah banjir sehingga diperlukan solusi,” kata Jokowi di Kampung Pulo,” (megapolitan.kompas.com/read/2012/10/23/18050141/Lihat.Kampung.Pulo.Jokowi.Menghela.Napas.Panjang)

                   Dari kutipan berita diatas dapat kita lihat bahwa permasalahan banjir sudah akut, karena banjir datang bukan hanya pada musim hujan melainkan pada saat tidak hujan pun banjir dapat datang kapan saja

Berbagai cara dan dana yang sudah tak terhitung jumlahnya sudah diupayakan untuk mengatasi masalah banjir,namun sampai sekarang terlihat masih belum maksimal penanggulangan banjir,sebenarnya terletak dimanakah kesalahannya ?,sebenarnya perlu kesinergisan antara masyarakat dan pemerintah,misalnya dalam penanganan sampah yang menjadi penyebab banjir nomor satu di jakarta,Pihak pemerintah sudah menyiapkan tempat penampungan sampah,para pengelola sampah,dan sarana-sarana untuk pengelolaan sampah di DKI Jakarta,namun belum sempurna jika masyarakat tidak mendukungnya,masyarakat harus ikut mendukung program pemerintah dengan kesadaran dari dalam diri masing-masing untuk tidak membuang sampah sembarangan,dan melakukan gotong royong tiap desa yang dilakukan setiap minggu .

                   Dengan usaha dari masyarakat dan dukungan program-program dari pemerintah maka ada harapan untuk dapat menanggulangi permasalahan banjir yang terjadi baik di DKI Jakarta ataupun di seluruh daerah diIndonesia yang setiap tahun selalu langganan banjir,karena untuk dapat bebas dari masalah yang sesulit ini diperlukan kekonsistenan dan keseriusan dari masing-masing elemen,baik masyarakat ataupun pemerintah.

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: