Penderitaan Bilqis

Penderitaan Bilqis

Bilqis Anindya Passa,seorang anak yang tidak berdosa dan masih suci,namun dia tak dapat menolak jika yang maha kuasa mentakdirkannya untuk mengidap kelainan hati yang selalu bersamanya sampai akhir hayatnya yang hanya 19 bulan, selama waktu itu Bilqis tak bisa menikmati hidup layaknya anak balita seusianya. Kehadiran Bilqis telah memberi pelajaran tentang cinta sekaligus pengorbanan kepada seluruh masyarakat di Tanah Air,dalam beberapa waktu saja banyak donatur yang secara antusias mengumpulkan dana untuk biaya pengobatan dan perawatan bilqis,dalam beberapa bulan saja sudah terkumpul angka yang fantastis sekitar Rp 1.1 miliar.Donny ayah bilqis mengatakan “Luar biasa”, Bilqis adalah anak yang hebat. Dia bisa mengumpulkan banyak uang melalui Koin Cinta Bilqis. Kami tidak menyangka anak ini dilahirkan untuk mendapat perhatian banyak orang seperti ini,” ,karena biaya sudah terkumpul,operasi pun di lakukan dan ada harapan yang baik untuknya,sayangnya ternyata yang maha kuasa berkehendak lain,bilqis harus menyerah pada penyakit yang mendampinginya selama 19 bulan,bayi yang dilahirkan pada 20 Agustus 2008 harus menghembuskan nafas terakhirnya pada 10 April 2010 pukul 15.15 di RS Karyadi, Semarang, Jawa tengah,sungguh malang nasib dari anak ini berat sekali penderitaan yang dia alami,seaakan ia hanya ditakdirkan hidup untuk sekejap saja dan harus kembali kepada sang pencipta,seakan ia hanya dititipkan sementara kepada keluarganya,penderitaan mendalam juga dialamai oleh pihak keluarga,walau mereka berkata kepada media telah mengikhlaskan anaknya mendapatkan cobaan dan akhirnya kembali pulang ke pangkuan yang maha esa,namun rasa sedih yang mendalam pasti dirasakan oleh kedua orang tuanya yang mendambakan buah hati yang semourna dan tidak ada kekurangan,namun apa yang hendak dikata jika takdir sudah berkata lain,semua yang dikehendaki oleh nya maka tidak ada yang tidak mungkin,dan kita harus menerima nya dengan hati yang lapang dan keikhlasan yang besar.

Kisah nyata dari penderitaan yang dialami oleh bilqis dan kelurganya memberikan banyak pendidikan moral dan nasihat yang berlimpah dan berharga,kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kita harus bersyukur atas apa yang kita miliki sekarang, karena tidak semua manusia memiliki apa yang kita miliki dan tidak semua manusia dapat merasakan kebahagiaan yang kita miliki,bahkan seakan kisah diatas memberikan gambaran bahwa apa yang kita dapatkan sekarang adalah titipan dari yang maha kuasa dan jika Dia hendak mengambilnya dari kita ,kita tidak dapat berbuat apa-apa,jadi kita harus selalu sabar akan setiap penderitaan yang kita dpatkan karena dibalik semua cobaan itu pasti ada hikmah dan kebaikan yang dapat kita ambil,karena Tuhan tidak akan memberikan cobaan melampaui kemampuan dari umatnya.

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: