Arti Lagu

Arti Lagu

Umar Bakrie

Tas hitam dari kulit buaya
Selamat pagi berkata bapak Umar Bakri
Ini hari aku rasa kopi nikmat sekali

Tas hitam dari kulit buaya
Mari kita pergi memberi pelajaran ilmu pasti
Itu murid bengalmu mungkin sudah menunggu

Laju sepeda kumbang dijalan berlubang
Selalu begitu dari dulu waktu jaman Jepang
Terkejut dia waktu mau masuk pintu gerbang
Banyak polisi bawa senjata berwajah garang

Bapak Umar Bakri kaget apa gerangan?
“Berkelahi pak!” jawab murid seperti jagoan
Bapak Umar Bakri takut bukan kepalang
Itu sepeda butut dikebut lalu cabut kalang kabut
cepat pulang

Busyet… standing dan terbang

Umar Bakri Umar Bakri
Pegawai negeri
Umar Bakri Umar Bakri
Empat puluh tahun mengabdi
Jadi guru jujur berbakti memang makan hati

Umar Bakri Umar Bakri
Banyak ciptakan menteri
Umar Bakri
Profesor dokter insinyurpun jadi
Tapi mengapa gaji guru Umar Bakri
Seperti dikebiri

Lagu yang dangat populer pada jaman era 80an ini memiliki arti yang sangat dalam dan luas,seperti yang dapat kita lihat,lagu ini menceritakan seorang guru yang berkehidupan sangat sederhana dan nyaris tidak mampu ,karena gajinya yang kecil dan tidak sesuai dengan jasa yang beliau berikan,sebenarnya lagu ini mencerminkan nasib guru-guru yang ada diindonesia,yang selalu memberikan ilmu yang dapat menjadikan seseorang menjadi orang yang berguna dan bermutu bagi nusa dan bangsa indonesia,namun semua yang diberikan oleh seorang guru itu tidak sebanding dengan apa yang dia dapatkan,sepeti kata pepetah bahwa guru itu adalah seorang pahlawan tanpa tanda jasa,yang berarti ,jasa seorang guru itu sangat lah besar,hampir dapat disamakan dengan pahlawan,namun seorang guru tidak diberikan tanda jasa,hanya sebuah sebutan guru saja yang melekat pada seorang guru.nampak jelas didalam lirik ini,pada bagian “ Umar Bakri Umar Bakri, Banyak ciptakan menteri, Umar Bakri, Profesor dokter insinyurpun jadi.pada lirik ini menjelaskan bahwa seorang guru yang dapat menjadikan seseorang sukses dan menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa,namun pada lirik selanjutnya dapat kita lihat,gaji guru seperti di kebiri,yang berarti gaji seorang guru tidak sesuai dengan apa kontribusi yang diberikan olehnya.dan juga pada lirik lagu itu disebutkan bahwa menjadi guru sangat makan hati,walau ini tidak dikatakan ataupun tidak semua guru seperti ini,namun setidaknya ada sedikit perasaan sepeti itu dalam hati kecil seorang guru,namun mereka memendamnya dalam-dalam,lagu ini sangat lah bermakna dan memiliki arti yang dalam.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: