Banjir Di Jakarta

>>>..BANJIR DI JAKATRA..<<<

Banjir…nampaknya bencana ini sudah menjadi teman akrab bagi setiap warga kota jakarta,bagaimana tidak,hampir setiap tahun banjir selalu setia menemani warga jakarta tanpa absen satu tahunpun,tentunya bukanlah suatu hal yang menyenangkan jika ibukota negara tercinta kita ini selalu ditemani oleh bencana banjir yang rutin setiap tahunnya,tentunya jika tidak dapat diatasi maka akan menghambat produktifitas di kota jakarta,bayangkan saja ada berapa perusahaan dan kantor-kantor besar di kota jakarta yang menampung ribuan tenaga kerja dari berbagai daerah sehingga banyak sekali aktifitas-aktifitas yang menuntut kecepatan dalam pejalanan,namun jika banyak daerah dan jalan-jalan akses utama tergenang banjir apakah itu tidak menyulitkan dan menggangu perjalanan,belum lagi penyakit penyakit yang ditimbulkan akibat banjir,dan kerugian-kerugian baik secara materi ataupun tidak,tentunya jika di total sangatlah besar kerugian yang ditimbulkan oleh sang banjir ini,terkadang timbul di benak kita pertanyaan-pertanyaan,bagaimana hal ini bisa terjadi?, apakah tidak ada upaya penanggulangan dari pemerintah?, setiap tahun kok banjir,memangnya tidak ada lagi tempat untuk saluran air di jakarta?, lalu bagaimana dampaknya jika terus menerus banjir itu datang di kota jakarta?,adakah cara penanggulangannya?..tentu pertanyaan ini tidak akan terjawab jika kita tidak mengkaji lebih dalam tentang banjir di kota jakarta ini maka dari itu saya mencoba mengkaji lebih dalam tentang masalah ini agar kita dapat mengetahui lebih dalam tentang Penyebab banjir,Masalah yang ditimbulkan akibat banjir,upaya penanggulangan banjir dan upaya pencegahan banjir.

Penyebab-penyebab banjir di kota jakarta sangtlah banyak,selain memang letak geografis kota jakarta yang memiliki potensi banjir sangat besar karena banyak sekali sungai-sungai yang bermuara di kota jakarta seperti DAS Ciliwung, DAS Cakung, DAS Angke, DAS Sunter, DAS Kalibaru, DAS Krukut dan masih banyak lagi sungai-sungai yang bermuara di kota jakarta,bahkan sampai terkenal bahwa banjir tahunan di kota jakarta merupakan kiriman dari kota Bogor,sungguh malang kota bogor dijuluki seperti itu,seharusnya kita tidak boleh menyalahkan letak geografis kota jakarta..tetapi kita harus menginstropeksi dahulu apakah yang salah dengan kota jakarta saat ini,dan setelah dikaji lebih dalam bukan hanya karena kota jakarta merupakan muara sungai namun banyak faktor faktor lainnya yang akan kita bahas satu persatu.

Faktor pertama,kota Jakarta sebagai ibukota negara republik indonesia yang notabene nya sebagai kota metropolitan merupakan kota pusat pemerintahan dan perekonomian negara dimana pembangunan di kota ini sangatlah pesat,indeks peningkatan pembangunan di kota jakarta menempati angka tertinggi di indonesia dari kota-kota lainnya,pembangunan yang sangat pesat yang merupakan tuntutan dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi menyebabkan dampak yang sangat buruk bagi keadaan alam daerah jakarta,lahan-lahan yang tadinya ditumbuhi oleh pohon-pohon hijau kini sudah berubah menjadi gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi.taman–taman di tengah kota yang merupakan paru-paru kota perlahan hilang menjadi trotoar-trotoar dan lain lain,akibatnya dikota jakarta tidak lagi memungkinkan adanya daerah resapan air.Faktor kedua,keadaan daerah resapan air yang semakin menipis diperparah lagi dengan para masyarakat kota jakarta yang belum menyadari akan hal kebersihan,khususnya dalam hal membuang sampah,jika kita berjalan di pinggir jalan di kota jakarta,dapat terlihat jelas banyak sekali saluran-saluran air yang dipenuhi oleh sampah-sampah,sungai-sungai di jakarta pun tak luput dari masalah sampah,sampah sampah ini menyumbat saluran-saluran pembuangan air sehingga proses pembuanagan air sungai ke laut terhambat bahkan tidak dapat berjalan sama sekali karena banyaknya sampah-sampah yang menumpuk di daerah aliran sungai(DAS),dua faktor vital diataslah yang merupakan kunci utama yang harus ditemukan jalan keluarnya,memang masih ada faktor-faktor yang bukan merupakan ulah dari manusia seperti curah hujan yang terlampau tinggi,sehingga banyak tanggul-tanggul yang tidak mampu menahan debit air yang sangat besar dan akhirnya tanggul tersebut rusak,lalu ada juga banjir yang merupakan air kiriman dari daerah lain yang sering disebut banjir kiriman,namun daripada memikirkan faktor eksternal seperti itu,lebih baik kita fokus kepada faktor dari internal bukan?.setelah kita tahu apa yang menjadi penyebab banjir di Jakarta,kita juga perlu mengetahui kerugian dan dampak akibat banjir tersebut yang akan dibahas sedikit di alinea berikut ini.

Dampak dari banjir sangatlah banyak,kerugian yang ditimbulkan baik materi ataupun non materil sangatlah,kerugian yang dialami antara lain:

1.Banjir yang melanda Jakarta biasanya berdampak pada seluruh di kawasan yang tergenang banjir akan lumpuh. Jaringan telepon dan internet terganggu. Listrik di sejumlah kawasan yang terendam juga padam. Sehingga menyebabkan lampu lalu lintas padam dan kemacetan terjadi di banyak lokasi, termasuk di Jalan Tol Dalam Kota.hal ini tentu sangat merugikan waktu,tenaga dan materi,serta berakibat buruk bagi pembangunan kota.

2.Terhambatnya aktifitas masyarakat yang rumah tempat tinggalnya tergenang bnjir,bahkan banyak dari mereka yang menghentikan aktifitasnya karena tidak dapat pergi kemana-mana

3.Genangan-genangan air di jalan hingga semeter lebih juga menyebabkan sejumlah akses dari daerah sekitar pun terganggu. Banjir juga membuat sebagian jalur kereta api lumpuh. Lintasan kereta api yang menuju Stasiun Tanah Abang tidak berfungsi karena jalur rel di sekitar stasiun itu digenangi air luapan Sungai Ciliwung sekitar 50 sentimeter.

4.Penyakit-penyakit berdatangan seiring banjir menggenang,seperti Tifus, Kolera, Leptospirosis, Muntaber, Diare dan masih banyak lagi penyakit-penyakit selama banjir.

5.Dari hasil penafsiran,kerugian terbesar dari sektor industri dapat mencapai angka hingga 37 Trilyun rupiah,,wow,,angka yang sangat fantastis bukan.

Setelah kita mengetahui seberapa besar kerugian yang diakibatkan oleh banjir apakah kiata belum sadar juga apa yang harus kita perbuat dan lakukan unruk menyelamatkan ibukota negara tercinta kita,sebenarnya banyak cara yang dapat kita lakukan jika kita memiliki niat yang tulus untuk berbuat baik dan menyelamatkan kota jakarta,beberapa hal yang dapat kita lakukan misalnya:

1.Berawal dari kesadaran diri kita sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan

2.Setelah kita mampu melaksanakannya maka kita sudah sewajibnya memperingatkan dan memberitahukan keapada orang-orang sekitar kita agar menjaga kebersihan lingkungan kita

3.Setelah masyarakat tergerak untuk mengatasi banjir kita bisa bersama-sama menyediakan Sistem Perparitan yaitu dengan membersihkan parit-parit yang telah cetek akibat daripada bahan-bahan kumuhan Dengan ini air limpahan dan hujan dapat dialirkan dengan baik.

4.Masyarakat juga dapat membuat sumur-sumur resapan, secara swadaya maupun dengan bantuan pemerintah.

5.Setelah masyarakat mampu berbuat demikian kini giliran pemerintah melakukan Projek Pendalaman Sungai. Kebanyakan kejadian banjir berlaku kerana kecetekan sungai.Jika dahulu sungai mampu mengalirkan sejumlah air yang banyak dalam sesuatu masa,kini pengaliran telah berkurangan. Ini disebabkan proses pemendapan dan pembuangan bahan-bahan buangan.

6.Pemerintah juga dapat melakukan program penanaman pohon-pohon dan membuat taman kota agar sebisa mungkin ada daerah resapan untuk air hujan.

7.Dan yang terakhir Pemerintah diharapkan agar tidak berhenti memberikan peringatan keras kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Jika kita memiliki niat dan kemauan niscaya semua yang kita bicarakan diatas dapat diwujudkan dengan baik,sekarang tergantung dari diri kita sendiri apakah mau merubah keadaan atau tidak karena semua tidak akan terjadi jika kita tidak segera bertindak,saya berharap tulisan saya dapat bermanfaat bagi penanggulangan banjir di derah jakarta mohon maaf jika ada kata-kata yang salah atau kurang berkenan di hati para pembaca tulisan ini,akhir kata saya hanya ingin menghimbau

” Mari Kita Selamatkan Kota Jakarta,Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Berbuat Baik,Jika Bukan Kita Yang Bertindak,Lalu Siapa ? ”

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: