Rangkuman Bab 3

Bab 3

Individu, Keluarga dan Masyarakat

Tujuan Instruksional Umum :

Mahasiswa dapat memahami dam menghayati berbagai masalah sosial yang berhubungan dengan perkembangan individu dan keluarga

Tujuan Instruksional Khusus :

1.  Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian individu                                                                2.  Mahasiswa dapat menjelaskan penngertian pertumbuhan                                                     3.  Mahasiswa  dapat  menyebutkan faktor-faktor  yang mempengaruhi pertumbuhan        4.  Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian fungsi keluarga                                                   5.  Mahasiswa dapat menyebutkan macam-macam fungsi keluarga                                        6.  Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian keluarga                                                               7.  Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian masyarakat                                                         8.  Mahasiswa dapt menyebutkan 2 golongan masyarakat                                                         9.  Mahasiswa  dapat  membedakan antara kelompok masyarakat non industri dengan masyarakat industri                                                                                                                       10. Mahasiswa dapat menjelaskan makna Individu                                                                                                                                             11. Mahasiswa dapat menjelaskan makna keluarga                                                                   12. Mahasiswa dapat menjelaskan makna masyarakat                                                             13. Mahasiswa dapat menjelaskan hubungan antara individu,keluarga dan masyarakat

PENDAHULUAN Manusia pada dasarnya adalah mahluk yang hidup dalam kelompok dan mempunyai organisme  yang  terbatas  di  banding  jenis  mahluk  lain  ciptaan Tuhan. Untuk mengatasi keterbatasan kemampuan organisasinya itu, menusia mengembangkan sistem-sistem dalam hidupnya melalui kemampuan akalnya seperti sistem mata pencaharian, sistem perlengkapan hidup dan lain-lain.

Naluri manusia untuk selalu hidup dan berhubungan dengan orang lain disebut “gregariousness” dan oleh karena itu manusia disebut mahluk sosial. Dengan adanya naluri ini, manusia mengembangkan pengetahuannya untuk mengatasi kehidupannya dan memberi makna kepada kehidupannya, sehingga timbul apa yang kita kenal sebagai kebudayaan yaitu sistem terintegrasi dari perilaku manusia dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Dengan demikian manusia dikenal sebagai mahluk yang berbudaya karena berfungsi sebagai pembentuk kebudayaan, sekaligus apat berperan karena didorong oleh hasrat atau keinginan yang ada dalam diri manusia yaitu :

1.  menyatu dengan manusia lain yang berbeda disekelilingnya                                                2.  menyatu dengan suasana dalam sekelilingnya

Kesemua itu dapat terlihat dari reaksi yang diberikan manusia terhadap alam yang kadang kejam dan ramah kepada mereka. Manusia itu pada hakekatnya adalah mahluk sosial, tidak dapat hidup menyendiri. Ia merupakan “Soon Politikon” , manusia itu merupakan mahluk yang hidup bergaul, berinteraksi. Perkembangan dari kondisi ini menimbulkan kesatuan-kesatuan manusia, kelompok-kelompok sosial yang berupa keluarga, dan masyarakat. Maka terjadilah suatu sistem yang dikenal sebagai sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang mengatur kehidupan mereka, memenuhi kebutuhan hidupnya.

MANUSIA SEBAGAI MAHLUK INDIVIDU Individu berasal dari kata latin “individuum” artinya yang tidak terbagi, makakataindividu merupakan sebutan yang dapat digunakan untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Istilah individu dalam kaitannya dengan pembicaraan  mengenai keluarga dan masyarakat manusia, dapat pula diartikan sebagai manusia

Pertumbuhan Individu Perkembangan manusia yang wajar dan normal harus melalui proses pertumbuhan dan perkembangan lahir batin. Dalam arti bahwa individu atau pribadi  manusia  merupakan  keselurhan  jiwa  raga  yang  mempunyai  cirri-ciri khas tersendiri. Walaupun terdapat  perbedaan pendapat diantara para ahli, namun  diakui  bahwa  pertumbuhan  adalah  suatu  perubahan  yang  menuju kearah yang lebih maju, lebih dewasa. Timbul berbagai pendapat dari berbagai aliran mengenai pertumbuhan. Menurut para ahli yang menganut aliran asosiasi berpendapat,  bahwa  pertumbuhan  pada  dasarnya  adalah  proses  asosiasi. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. Bagian-bagian yang ada lebih dahulu, sedangkan keseluruhan ada pada kemudian.   Konsep aliran sosiologi tentang pertumbuhan menganggap pertumbuhan itu adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dari sifat mula-mula yang asocial atau juga social kemudian tahap demi tahap disosialisasikan.

>>Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan:                                                                1.  Pendirian Nativistik. Menurut para ahli dari golongan ini berpendapat bahwa pertumbuhan itu semata-mata ditentukan oleh factor-faktor yang dibawa sejak lahir           2. Pendirian Empiristik dan environmentalistik. Pendirian ini berlawanan dengan pendapat nativistik, mereka menganggap bahwa pertumbuhan individu semata-nmata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali.                                                      3.  Pendirian  konvergensi  dan  interaksionisme.  Aliran  ini  berpendapat bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu.

Tahap pertumbuhan individu berdasarkan psikologi                                                                  1.  Masa vital yaitu dari usia 0.0 sampai kira-kira 2 tahun.                                                        2.  Masa estetik dari umur kira-kira 2 tahun sampai kira-kira 7 tahun                                      3. Masa intelektual dari kira-kria 7 tahun sampai kira-kira 13 tahun atau 14 tahun             4.  Masa sosial, kira-kira umur 13 atau 14 tahun sampai kira-kira 20 – 21 tahun

KELUARGA DAN FUNGSINYA DIDALAM KEHIDUPAN MANUSIA Keluarga adalah unit/satuan masyarakat terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan primary  group. Kelompok  inilah yang  melahrikan  individu  dengan  berbgai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.Keluarga merupakan gejala universal yang terdapat dimana-mana di dunia ini. Sebagai gejala yang universal

>>keluarga mempunyai 4 karakteristik yang memberi kejelasan tentang konsep keluarga                                                                                                                                                     1.  Keluarga terdiri  dari orang-orang yang bersatu karena ikatan perkawinan, darah atau adopsi. Yang mengiakt suami dan istri adalah perkawinan, yang mempersatukan orang tua dan anak-anak adalah hubungan darah (umumnya) dan kadang-karang adopsi.                   2.  para anggota suatu keluarga biasanya hidup bersama-sama dalam satu rumah  dan  mereka  membentuk satu rumah tangga (household), kadang-kadang satu rumah tangga itu hanya terdiri dari suami istri tanpa anak-anak, atau dengan satu atau dua anak saja      3.  Keluarga itu merupakan satu kesatuan orang-orang yang berinteraksi dan saling berkomunikasi, yang memainkan peran suami dan istri, bapak dan ibu, anak laki-laki dan anak perempuan                                                                                                                                4.  Keluarga itu mempertahankan suatu kebudayaan bersama yang sebagian besar berasal dari kebudayaan umum yang lebih luas.

>>Koentjaraningrat membedakan 3  macam keluarga luas berdasarkan bentuknya           1. keluarga luas utrolokal, berdasarkan adapt utrolokal, terdiri dari keluarga inti  senior  dengan  keluarga-keluarga  batih/inti  anak  laki-laki  maupun anak perempuan                   2. keluarga luas viriolokal, berdasakan adapt viriolokal, terdiri dari satu keluarga inti senior dengan keluarga-keluarga inti dari anak-anak lelaki                                                                    3. Keluarga luas uxorilokal, berdasarkan adapt uxorilokal, terdiri dari satu keluarga inti senior dengan keluarga-keluarga batih/inti anak-anak perempuan

MASYARAKAT SUATU UNSUR DARI KEHIDUPAN MANUSIA Masyarakat adalah suatu istilah yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari, aa masyarakat kota, masyarakat desa, masyarakat ilmiah, dan lain- lain. Dalam bahas Inggris dipakai istilah society yang berasal dari kata latin socius, yang berarti “kawan” istilah masyarakat itu sendiri berasal dari akar kata Arab yaitu Syaraka yang berarti “ ikut serta, berpartisipasi”

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: