Rangkuman Bab 4

BAB 4.PEMUDA DAN SOSIALISASI

A. Internalisasi Belajar & Spesialisasi
Masa Remaja adalah masa transisi & secara psikologis sangat problematis, masa ini memungkinkan mereka berada dlam anomi akibat kontradiksi norma maupun orientasi mendua, sehingga sangat kebesaran membuat mereka mudah untuk melanggar peraturan-peraturan.
ORIENTASI MENDUA : Orientasi yang bertumpu pada harapan ortu, masyaraka & bangsa yang sering bertantangan dengan keterikatan serta loyalitas terhadap peer.
Ada 2 ALTERNATIF memecahkan masalah :
1. Mengaktifkan kembali fungsi keluarga & pendidikan agama
2. Menegakkan hokum

PERAN MEDIA MASSA : semakin permisifnya masyarakat juga tercemin pada isi media yang beredar. Paling rawan berada dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Ciri-cirinya :
1. Keinginan memenuhi & menyatakan indentitas diri
2. Kemampuan melepas diri dari ketergantungan orang tua
3. Kebutuhan memperoleh akseptabilitas di tengah sesama remaja
PERLU DIKEMBANGAN : Kecenderungan-kecenderungan relasi orang tua & remaja ( KROR)
• KROR positif : Faktor dukung orang tua & remaja yang edukatif
• KROR negatif : tidak mendukung karena bersifat destrruktif & konfrontatif
B. PEMUDA DAN IDENTITAS

PEMUDA : suatu generasi yang dipundaknya terbebani bermacam-macam harapan, dikarenakan sebgai generasi penerus. Akan tetapi mem[unyai permasalah-permasalahan yang sangat bervariasi, disampingnya pemuda juga memiliki potensi-potensi.
PROSES SOSIALISASI : proses yang sangat menentukan kemampuan diri pemuda untuk menselaraskan diri di tengah-tengah kehidupan masyarakat.
I. Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda
Pola Dasar Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda ditetapkan Nomor : 0323/U/1978 tanggal 28 Oktober 1978.
Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda disusun berlandaskan :
1. Landasan idiil : Pancasila
2. Landasan konstitusional : Undang-undang Dasar 1945
3. Landasan strategis : Garis-garis Besar Haluan Negar
4. Landasan historis : Sumpah Pemuda Tahun 1928 & Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945

Landasan normative : Etika,tata nilai & tradisi luhur yang hidup di masyarakat
Motivasi dasar Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda bertumpu pada strategi pencapaian tujuan nasional. Seperti telah dikandung di dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV.

Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda ada 2 pengertian pokok :
1. Generasi muda sebagai subyek pembinaan & pengembangan adalah mereka yang telah memiliki bekal-bekal & kemampuan serta landasan untuk dapat mandiri dalam keterlibatannya secara fungsional bersama potensi lainnya,guna menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi bangsa dalam rangka kehidupan berbangsa & bernegara serta pembangunan nasional.
2. Generasi muda sebagai obyek pembinaan & pengembangan ialah mereka yang masih memerlukan pembinaan & pengembangan kea rah pertumbuhan potensi & kemampuan-kemampuannya ke tingkat yang optimal & belum dapat bersikap mandiri yang melibatkan secara fungsional

II. Masalah & Potensi Generasi Muda
1. Permasalahan Generasi Muda
a. Dirasa menurunnya jiwa idealism,patriotism & nasionalisme.
b. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.
c. Belum seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia, baik formal maupun non formal.
d. Kurangnya lapangan kerja & Tingginya pengangguran.
e. Kurangnya Gizi untuk kecerdasan & pertumbuhan.
f. Masih banyak perkawinan yang di bawah umur.
g.Pergaulan bebas yang membahayakan.
h. Meningkatnya kenakalan remaja
i. Belum adanya peraturan perundangan yang menyangkut generasi muda.
2. Potensi-potensi Generasi Muda
a. Idealisme & daya kritis
b. Dinamika & Kreatifitas
c. Keberanian dalam mengambil resiko
d. Optimis & kegairahan semangat
e. Sikap kemandirian & disiplin murni
f. Terdidik
g. Keanekaragaman dalam persatuan & kesatuan
h. Patriotisme & Nasionalisme
i. Sikap kesatria
j. Kemampuan penguasaan imlu & teknologi
3. Sosialisasi : Proses yang membantu individu melalui belajar & penyesuaian diri dalam individu maupun masyarakat
o Tujuan pokok sosialisasi :
i. Individu harus diberi ilmu pengetahuan yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat
ii. Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif & mengembangkan kemampuannya
iii. Pengendalian fungsi-fungsi organic yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.
iv. Bertingkahlaku selaras dengan norma atau tata nilai & kepercayaan pokok yang ada pada lembaga atau kelompok khususnya & masyarakat umumnya
Faktor lingkungan bagi pemuda dalam proses sosialisasi memegang peran penting.

III. PERGURUAN & PENDIDIKAN
A. Mengembangkan Potensi Generasi Muda
Ini terjadi pada abad 20 karena kesulitan untuk pembangunan dunia. Pembinaan & pengembangan potensi angkatan muda , lebih diarahkan ke teori,kurangnya dalam pratikum.
B. Pendidikan & Perguruan Tinggi
Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat menentukan dalam proses pembangunan. Manusia bukan hanya obyek pembangunan, akan tetapi juga subyek pembangunan,.
Generasi muda , khususnya yang berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi menjadi penting, karena :
1. Sebagai kelompok masyarakat yang memperoleh pendidikan yang terbaik
2. Sebagai kelompok masyarakat yang paling lama di bangku sekolah
3. Mahasiswa yang berasal dari berbagai etnis & suku bangsa dapat menyatu dalam bntuk terjadinya akulturasi sosial & budaya
4. Kelompok yang akan memasuki lapisan atas dari susunan kekuasaan,struktur perekonomian & pretise di dalam masyarakat.

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: